Fantastis Gaji Yaya Toure di City terbesar di Premiere League
Kepindahan Yaya Toure dari Barcelona ke Manchester City pada pekan lalu mencatat sejarah. Uang sebesar 185 ribu pound (sekitar 2,5 miliar rupiah) per pekan, gaji Yaya di City, menjadi rekor bayaran terbesar di Premier League.
Dilansir News of the World, Yaya Toure, yang dibeli City dari Barcelona seharga 24 juta pound pada pekan lalu, menandatangani kontrak senilai 55,6 juta pound untuk lima tahun.
Artinya, adik Kolo Toure itu mendapatkan bayaran 185 ribu pound (sekitar 2,5 miliar rupiah) sepekan sebelum dipotong pajak. Namun bayarannya akan naik menjadi 221 ribu pound (sekitar 3 miliar rupiah) jika pemerintah Inggris memberlakukan pajak penghasilan sebesar 50%.
Selain gaji dasar, aneka bonus juga disiapkan City untuk pemain berusia 27 tahun itu. Di antaranya 1,65 juta pound setahun untuk pembayaran image rights atas dirinya; 823 ribu pound jika City lolos ke Liga Champion setiap musimnya; dan 412 ribu pound jika City berhasil menjuarai Liga Champion. Belum lagi bonus yang akan ia dapat jika City memenangi Premier League dan Piala FA, dan semuanya bebas pajak.
Langkah pemilik City, Sheikh Mansour, untuk menjadikan The Citizens sebagai salah satu klub papan atas dunia memang tidak main-main. Musim ini, ia telah mengeluarkan hampir 60 juta pound untuk transfer tiga orang pemain, yakni Yaya, David Silva, dan Jerome Boateng.
Pengeluaran sepertinya akan semakin membengkak mengingat City dikabarkan sedang berusaha mendatangkan Aleksandar Kolarov (Lazio) dan James Milner (Aston Villa). Transfer kedunya diprediksi bakal menghabiskan uang mencapai 40 juta pound.
Prestasi City juga fenomenal dalam urusan gaji. Menurut The Telegraph, musim lalu ada lima orang pemain City yang masuk ke dalam daftar 10 pemain berpenghasilan terbesar di Premier League.
Robinho (160 ribu pound) jadi pemuncak daftar. Carlos Tevez dan Emmanuel Adebayor (keduanya 140 ribu pound) dan berada di peringkat keempat dan lima. Kakak Yaya, Kolo, dan Gareth Barry (keduanya 120 ribu pound) menempati posisi ketujuh dan kedelapan.
Ironisnya, meski telah mencatat prestasi dalam hal menggaji pemain, prestasi City di lapangan hanya sebatas menempati peringkat kelima di Premier League musim lalu.
bolanews
Incoming search terms:
No related posts.

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed




